Renungan Harian
Selasa, 12 Januari 2016

Allah Israel berfirman, gunung batu Israel berkata kepadaku: Apabila seorang memerintah manusia dengan adil, memerintah dengan takut akan Allah, ia bersinar seperti fajar di waktu pagi, pagi yang tidak berawan, yang sesudah hujan membuat berkilauan rumput muda di tanah.
2 Samuel 23:3-4

Fajar pagi hari sehabis hujan malam hari, rumput-bunga dan tanaman terlihat segar berkilauan. Mata enak memandang dan jiwa segar merasakan cerahnya mentari. Demikianlah rasa keadilan dalam pemerintahan pemimpin yang takut akan Tuhan. Jiwa masyarakat sehat. Keadilan merata. Rakyat hidup sejahtera. Negara bebas dari korupsi. Hukum dan kebenaran dihormati. Roda kehidupan lancar berputar. Perekonomian dan pendapatan masyarakat meningkat. Pertumbuhan penduduk teratur. Rumah tangga hidup rukun damai. Perceraian minim, tanpa Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Tidak ada seks bebas dan liar. Mobilisasi warga dan berbagai moda transportasi berjalan tertib. Tradisi antri dan saling menghargai tercipta dengan sendirinya dalam barisan rapi, tanpa serobotan dan saling berdesakan.

Realita tersebut adalah bahasa yang terbaca dan terus kita digumuli sebagai tanggungjawab dan upaya bersama. Ini pertanda hadirnya Allah sebagai Raja yang memerintah. Setiap kita adalah pemimpin, baik skala makro maupun mikro. Masing-masing kita sanggup memerintah diri sendiri dan saling menjaga kenyamanan sesama. Sebab “zat” Allah ada di dalam diri kita. Harum aroma-Nya dapat tersebar keluar dari diri kita. Maka setiap Rumah Tangga dan anggota keluarga dapat menikmati keindahan dan keharuman zat Allah.

Para pemimpin dalam strata sosial dan kelembagaan bangsa kita menerima saran dan kritik dengan hati terbuka karena sadar bahwa dia adalah tumpuan harapan warganya. Ini adalah wujud ketundukan kepada Allah. Pemimpin seperti itu dirindukan oleh rakyat suatu negara atau kota atau desa dan Rumah Tangga. Dia bukan penguasa yang rakus akan uang, seks dan kesombongan. Sebab prioritas baginya adalah membangun relasi dengan Tuhan Allah. Patutlah kita menaikkan doa bagi kesejahteraan bangsa kita.



Beritakan Kabar Baik

              

              


Komentar