Renungan Harian
Jumat, 22 Januari 2016

Ya, kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil di daerah-daerah yang lebih jauh dari pada daerah kamu dan tidak bermegah atas hasil-hasil yang dicapai orang lain di daerah kerja yang dipatok untuk mereka.
2 Korintus 10:16

Ada orang mengatakan hidupnya untuk berjuang, berjuang untuk hidup. Apakah maksudnya perjuangan untuk diri sendiri atau untuk orang lain? Kemungkinan lain hasil-hasil yang diperoleh dari pekerjaan itu pun tidak sedikit membuatnya angkuh atau sombong. Jika kita ditanya untuk apa kita hidup apa jawaban kita sudah benar tujuannya untuk apa! Kita dapat merenungkan apa yang disampaikan kepada kita hari ini oleh rasul Paulus. Tujuan hidup adalah melaksanakan perintah Tuhan yaitu memberitakan Injil ke seluruh dunia. Dan jika pekerjaan itu tercapai tidak akan bermegah atas hasil-hasil yang dicapai.

Tidak sedikit kita jumpai orang berprinsip hidup hanya untuk diri sendiri dan hanya untuk hal-hal yang sia-sia, jauh dari apa yang diperintahkan Tuhan. Hari ini kita diminta untuk menunjukkan secara jelas apa tujuan semuanya itu, termasuk hidup kita sebagai orang percaya, berbagai profesi, adakah terkandung didalamnya unsur-unsur pemberitaan injil dan tidak untuk disombongkan?

Kita juga diingatkan bahwa kita hidup bukan untuk perpecahan pro kontra (1 Korintus 1). Jangan tiru kebanyakan orang yang melakukan suatu tindakan atau perbuatan saat sudah berhasil masih menonjolkan, memuliakan diri sendiri dengan mengatakan: itu karena jasanya atau karena dirinya. Sesungguhnya roh Tuhanlah yang menggerakkan setiap orang melakukan perintah itu dan orang tidak berhak menyaksikan semuanya karena kehebatannya. Semuanya karena Roh Tuhan (BE 443:1).

Di bait Tuhan juga setiap orang harus menyadari pemberitaan injil itulah tujuan ketika Tuhan memberinya hidup. Hidup bukan untuk diri sendiri, tetapi memberitakan Injil (kekuatan Allah yang menyelamatkan). Pemberitaan injil yang membuahkan hasil tidak akan pernah membawa manusia kepada bermegah untuk diri sendiri, namun bermegah didalam Tuhan.



Beritakan Kabar Baik

              

              


Komentar