Renungan Harian
Rabu, 27 Januari 2016

Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.
1 Korintus 2:12

Apakah itu roh dunia? Roh dunia adalah roh yang hidup menurut keinginan dunia yaitu seperti tertulis dalam Roma 8:5,6 atau seperti yang dikatakan dalam Galatia 5:19-21, perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Sebaliknya kehidupan yang dipimpin oleh Roh Allah adalah kehidupan yang perilakunya membuahkan seperti tersebut dalam Galatia 5:22-23 : yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri.

Melalui pembacaan ayat Galatia 5 ini mari kita dengan jujur memeriksa diri kita pribadi lepas pribadi, perilaku mana yang paling banyak mendominasi hidup kita sehari hari? Kalau kita sadari bahwa kita masih hidup dipimpin oleh roh dunia, pada saat inilah kita menemukan waktu perkenan Allah seperti tertulis dalam 2 Korintus 6:2 meminta dengan doa supaya kita dipindakan Allah dari pimpinan roh dunia ke terang Allah yang dipimpin oleh Roh Allah.

Khusus dalam ayat hari ini dikatakan kepada yang hidupnya telah dalam pimpinan Roh, dapat mengetahui apa yang dikaruniakan Allah kepadanya. Setiap orang yang telah dipimpin oleh Roh Allah, Tuhan mengaruniakan sesuatu yang paling berharga dalam hidup orang tersebut yang membuat kita sanggup mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia.

Penemuan seseorang atas karunia apa yang dikasih Tuhan kepadanya dan telah berfungsi dalam kehidupannya adalah yang terindah dalam hidup seseorang dan itulah yang disebut secara benar sukses sejati.



Beritakan Kabar Baik

              

              


Komentar