Renungan Harian
Minggu, 27 Maret 2016

PASKAH I
IA TELAH MENJADI KESELAMATANKU
Mazmur 118:1-2,14-28

Mazmur 118 adalah nyanyian puji-pujian kepada Tuhan. Umat memuji nama Tuhan karena pertolongan-Nya dan keselamatan yang Dia perbuat kepada umat-Nya. “Tuhan itu baik. Kasih setia-Nya untuk selama-lamanya!” Ini adalah kesaksian Pemazmur yang telah merasakan pertolongan Tuhan. Sesungguhnya perjalanan hidup pemazmur bersama bangsanya tidaklah mudah. Mereka kerap kali menghadapi kesulitan dan berbagai masalah. Namun dalam segala kesesakan, persoalan dan pergumulan, kasih Tuhan telah terbukti menolong dan menyelamatkan.

Pengalaman iman bahwa Tuhan itu baik dan kasih setiaNya untuk selama-lamanya bukan hanya menjadi milik pemazmur, tapi itu juga bisa kita rasakan dan alami dalam hidup ini. Dikatakan bahwa kasih setia Tuhan untuk selama-lamanya itu berarti kasih setia Tuhan tidak pernah habis. Kebaikan dan kasih setia Tuhan dirasakan umat Tuhan tidak hanya pada saat-saat tertentu tapi di sepanjang waktu kehidupan. Tuhan tidak pernah berhenti memberikan kebaikan dan kasih setia-Nya dalam segala musim kehidupan. Baik dalam keadaan menyenangkan dan dalam keadaan susah. Kebaikan dan kasih setia Tuhan juga dapat kita dirasakan ketika kita berada dalam kesulitan. Dalam tiap kesulitan yang harus kita hadapi, sungguh kita pasti bisa merasakan kebaikan dan kasih setia Tuhan yang telah memampukan dan menolong kita menghadapinya. Dalam menempuh perjalanan yang penuh bahaya, Tuhan melindungi, memberikan kekuatan, pertolongan dan keselamatan. Dengan demikian kebaikan dan kasih setia Tuhan tak perlu diragukan.

Hari ini kita rayakan Pesta Paskah I yaitu hari kebangkitan Tuhan Yesus Kristus atas maut untuk menyelamatkan kita. Kita mengakui bahwa hanya oleh kasih setia dan kemurahan Tuhanlah kita hidup dan telah diselamatkan dari berbagai tantangan dan pergumulan hidup. Ia telah menjadi keselamatan kita.



Beritakan Kabar Baik

              

              


Komentar