Renungan Harian
Jumat, 3 Juni 2016

Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.
Mazmur 84:3

Banyak orang menderita sengsara karena merindukan sesuatu yang bersifat materi. Semua yang dilakukan hanya untuk mencapai kerinduan duniawi. Di sini Pemazmur menyampaikan kepada kita tentang kebahagiaannya saat berada di pelataran Tuhan. Diakuinya, hati dan tubuhnya bersorak sorai kepada Allah yang hidup.

Merindukan hal duniawi tidak akan membawa kebahagiaan sejati, walau sesaat dapat menyenangkan hati dan pikiran kita. Karena segala sesuatu yang bersifat material tidak akan pernah membuat kita mencapai kesempurnaan sampai pada kehidupan kekal. Itu berbeda dengan apa yang dirasakan oleh orang percaya seperti Pemazmur ini yang berada di pelataran Tuhan. Di situ ditemukan persekutuan kasih yang dipenuhi puji-pujian, terikat dalam damai sejahtera Allah, sehingga ada rasa aman dan bahagia.

Apa saja yang kita rindukan dalam hidup kita selama ini? Adakah seperti yang diungkapkan Pemazmur pada syair lagu ini: “Rasanya mau melaju terbang ke sisi Tuhan, bergabung dengan kawan, bersorak kegirangan memuji nama TUHAN, kekal di sorga Tuhan”? (BE 259)

Rindukanlah itu, agar berhasil mendapat belas kasihan Tuhan (Nehemia 1:1-11), bebas dari kelumpuhan yang diakibatkan oleh hal-hal duniawi, agar kita menjadi seperti orang lumpuh yang telah sembuh oleh nama Tuhan Yesus (Kisah Para Rasul 3:1-10). Hadirlah di pelataran Tuhan, beribadah di gereja bersama dengan keluarga. Di sana kita bertemu dengan Tuhan yang akan memberkati kita di dalam bait-Nya yang suci (Keluaran 20:24). Jangan biarkan keluargamu jauh dari pelataran-Nya. Amin!



Beritakan Kabar Baik

              

              


Komentar